Blog Archives

Membuat Template CI

Pernah membuat website, jika pernah tentunya tidak akan asing lagi dengan yang namanya header, footer, menu dll. Terkadang kita sering menggunakan header, footer pada setiap halaman yang kita buat, pernah kah kita merasa selalau bosan dengan harus mengulang include header atau include footer pada setiap halaman yang kita buat.

kira – kira  kita akan selalu menggunakan script ini pada setiap halaman web kita

* $this->load->view(‘header’);
* $this->load->view(‘topmenu’);
* $this->load->view(‘home_view’, $data);
* $this->load->view(‘footer’);

 

Nah sekarang mari kita buat sedikit fungsi yang akan otomatis menggantikan cara seperti diatas tadi,

Pertama buat file dengan nama page_template_helper.php pada direktori /application/helpers

ini file tersebut :

<?php
if ( ! function_exists(‘element’)) {
function show($view, $data=array(), $template=’default’) {
$ci = &get_instance();
$data[‘view’] = $view;
$ci->load->view(‘layout/’.$template, $data);
}

 

Kedua, Buat file dengan nama defaulf.php pada folder View/layout

Kenapa harus pada folder layout ?

Lihat kembali fungsi di atas, disana terdapat perintah $ci->load->view(‘layout/’.$template, $data); , dimana pada fungsi ini telah di settting bahwa untuk tamplate akan di tempatkan pada folder layout, jika ingin di rubah tinggal rubah folder layout tersebut dengan folder yang telah teman2 siapkan sebelumnya.

Dan untuk isi Default.php sendiri bisa kita isi dengan penyederhanaan dari header, footer atau file2 php yang akan kita gunakan

Contoh isi defalut.php

<div class="container">
<div class="row ">
<div class="col-md-12 col-lg-12"><!--?php $this--->load-&gt;view('front/header') ?&gt;
<!--?php $this--->load-&gt;view('front/menu') ?&gt;
<!--?php $this--->load-&gt;view('front/headline')?&gt;
<!--?php $this--->load-&gt;view('front/banner_iklan') ?&gt;
<div class="row"></div>
<div class="row"></div>
</div>
</div>
</div>

Ketiga, kita aktifkan helper yang telah kita buat tadi

$autoload['helper'] = array('page_template');

Kempat, kita tinggal menggunakan fungsi tersebut pada controller

show(‘1′,2,’3’);

1 – > Nama view yang akan di tampilkan

2 -> Gunakan $data jika memang terdapat data atau gunakan Null jika tidak ada data

3 -> Nama Tempale secara default akan menggunakan default.php

Contoh :

show(‘admin/banner/view’,$data,’office’);

 

Sekian

 

Membuat Konstanta Pada CI

Apakah benar atau salah judull diatas, tp intinya yang dimaksud disini adalah kita membuat sebuah konstanta pa CI

Pertama kita buka file index.php yang terdapat pada root utama kemudian kita tambahkan perintah ini

$konstanta =’ konstanta/konstanta.php’;
if (file_exists($konstanta))
{
require_once($konstanta);
}

 

Kedua kita buat folder konstanta pada root ci kemudian buat file konstanta.php, nah pada file ini kita isikan nilai konstanta yang akan kita buat.

Contoh :

<?php
define(‘TBL_TIKET’, ‘tiket’);
define(‘TBL_TIKET_HELP’, ‘tiket_help’);
define(‘TBL_MENU’,’ym_menu’);
define(‘TBL_USER’,’ym_user’);
define(‘TBL_TEMP_TIKET’,’tmp_tiket’);
define(‘TBL_BARANG’,’barang’);
define(‘TBL_BARANG_DETAIL’,’barang_detail’);
?>

Jika telah sampai disini berarti sudah selesai untuk pembuatan konstanta pada CI, kita tinggal gunakan tuh variabel / konstanta tersebut.

Sumber : Google

Menangkap error pada saat insert, update database

Fungsinya :

Untuk memberikan informasi apakah pada saat melakuan update / insert database terdapat error atau sukses, sehingga kita dapat dengan mudah melakukan langkah selanjutnya

Perintahnya :

/* Ini adalah contoh inputannya */

$pesan = $this->input->post(‘data’);
$data = array(
‘tanggal’=> date(“Y-m-d”),
‘kodetoko’=>$this->session->userdata[‘username’],
‘pesan’=>$pesan,
‘status’ => ‘ok’,
‘fromip’ => getIP(0),
‘status2’ => ‘ok’
);

/* Dan ini adalah cara untuk mengetahui apakah data tersebut sukses atau gagal */
$oldv =$this->db_debug;
$this->db_debug = false;
  $this->db->insert(‘table’,$data);  –> perintah untuk proses insert data
$e = $this->_error_message();
$aff = $this->affected_rows();
$this->db_debug = $oldv;
if($aff < 1) {
/* Perintah jika data gagal
} else {
/* Perintah jika data berhasil
}

Solusi ini didapat dari forum PHP  [ YANUAR LUTFI ]